Baru Di Mulai

1035 Words

"hati ini memang lebih kuat, namun adakalanya menjadi lemah untuk sebuah luka" ***** Pagi ini Atha tampak tengah tersenyum sembari melaksanakan aktifitasnya di dapur. Pagi ini ada sesuatu yang membuatnya merasa sudah lengkap menjadi seorang istri. Senyum di wajahnya pun tak pernah luntur sekalipun keringat sudah bercucuran dari tubuhnya. Ia sudah tidak sabar untuk memberitahukan kabar gembira, untuk sang suami yang hari ini adalah jadwalnya untuk menginap. Membayangkan reaksi sang suami, membuat Atha tidak bisa berhenti menebar senyum di wajahnya, bahkan sesekali tubuhnya meloncat kegirangan. Ingin rasanya waktu berjalan lebih cepat, agar ia bisa membagi kebahagiannya kepada sang suami. Tepat pukul delapan pagi, pintu rumah pun di ketuk. Atha yang baru saja selesai berhias langsung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD