Bab 31

2867 Words

Tanganku sibuk membereskan barang-barangku yang berada di atas meja saat Ariel datang dan berdiri di ambang pintu ruanganku, perhatianku terkalihkan ke arahnya, ia tersenyum dengan senyumnya yang tidak menyenangkan, entah itu karena suasana saat ini yang terbilang sepi dan sedikit mencekam, karena hanya ada kami berdua, atau karena dia memang punya senyum seperti itu, aku tidak tahu, tetapi aku balas tersenyum sopan padanya, pria itu melangkah masuk tanpa kupersilahkan dan menutup pintu, ia menghampiriku dan berdiri tepat di hadapanku jantungku berdegup tidak nyaman dan benakku membunyikan alarm tanda bahaya. Apa yang diinginkan pria ini?? Ada apa dengannya?? Ia menghampiriku dan berdiri tepat di hadapanku. "Halo, Mikaila, kau tampak seperti biasanya." Ariel berusaha menanggalkan bebera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD