Bab 43

2724 Words

Aku menggeliat saat merasakan bibir seseorang menciumi seluruh wajahku berulang kali. Mataku terbuka dengan perlahan, Reyhan tersenyum menawan tepat di atas wajahku, aku tersenyum dengan perasaan masih setengah mengantuk. "Bangun, sleeping beauty, kita harus pergi melihat kastil drakula itu." Aku tersenyum semakin lebar sambil memejamkan mataku, mungkin istilah itu sudah sangat melekat padanya, atau dia mencoba menyindir tetapi tetap terdengar lucu. Kukerjapkan mataku berulang kali untuk mengusir perasaan kantukku, kedua mataku terasa berat dan cukup lengket, mungkin karena sebelum tidur tadi aku sempat menangis. Beranjak dari tempat tidur, kulihat Reyhan sedang mengambil sesuatu dari dalam walk in closetnya saat aku menuju ke kamar mandi. Setelah mandi dan berpakaian, aku bergegas k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD