Senin pagi seperti biasa gedung perkantoran tempat Bening bekerja terasa sangat ramai dan penuh sesak. Dia bahkan sampai harus rela berdesakkan dengan para penghuni gedung di dalam lift. Terjebak di tengah dengan tas yang di dekap di depan d**a Bening berusaha untuk tidak banyak bergerak. Di dalam lift yang sama juga terdapat Mahira yang berdiri di pojokan lift, wajahnya terlihat sebal dan bete. Penyebab wajah Mahira seperti itu adalah Galang yang ternyata berada di samping Mahira. Mau tidak mau Bening menyapa Mahira dengan senyuman dan sedikit anggukkan kepala. Beruntung Mahira juga membalas sapaan Bening itu walaupun masih terlihat tidak suka dengan Galang yang ada di sampingnya. Bening berjalan sedikit cepat menyusuri koridor kantornya, dia membuka pintu divisi keuangan setelah sebelu

