BAB 28

1084 Words

Author Pov Suasana koridor di ICU benar-benar penuh ke khawatiran. Mereka semua berdoa untuk pasien yang sedang di tangani di dalam sana. Joan, tak henti-hentinya meremas tangannya sendiri. Ia begitu takut saat ini. Apalagi saat ia menemukan Dea sudah memejamkan matanya di dalam bathup yang sudah penuh, bahkan airnya sudah meluber ke lantai. Saat kejadian itu, ia benar-benar cemas. Ia beserta Pihak kepolisian langsung mencari Dea. Joan sudah menduga hal ini pasti terjadi. Dalam sekejap polisi langsung menemukan lokasi penyekapan Dea. Berkat GPS yang ada pada Hp Dea.  Lokasinya berada di sebuah Apartement yang berada tak jauh dari toko buah tersebut. Heran, menurut Joan saat itu, Kania sangat bodoh memilih tempat penyekapan yang berada di tempat ramai dan umum. Saat Joan dan Polisi mendo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD