Sore hari Alfian terbangun, dengan mata yang masih terpejam ia meraba ranjangnya mencari keberadaan Nurmala, tapi ranjang kosong tak kunjung menemukannya. Alfian membuka mata, ternyata Nurmala sudah tidak ada. Alfian pergi ke dapur, di sana cuma ada Azizah dan ibunya yang sedang memasak. Tadinya Nurmala berniat membantu tapi dilarang oleh adik dan ibunya, takut Nurmala kelelahan karena ia sedang hamil apalagi ia baru saja melakukan perjalanan jauh. Alfian pergi ke luar rumah karena mendengar suara sapu ijuk yang beradu dengan tanah. Terdengar juga teriakan anak-anak yang berlarian di jalanan depan. Santi dan ibunya berjalan lewat di depan rumah Nurmala sembari menenteng kantong plastik makanan. Mereka berdua melihat Nurmala yang sedang menyapu dedaunan di halaman rumah. "Bu, itu Nurmal

