Bab 29 - Keisengan Aldrich

1437 Words

Tiga detik Aldrich terdiam dalam posisinya. Sepasang mata hijau zamrudnya berkedip berulang kali. Ia merasa indera pendengarannya seperti tersumbat sesuatu sehingga mengira kalau ia salah mendengar ucapan sahabatnya itu. “Coba kamu ulangi,” pintanya dengan wajah serius. Helaan napas pendek terdengar dari bibir Reagan. Dengan malas ia mengulangi perkataannya tadi. “Aku bilang ... Aku sudah menikah! Puas?” “WHAT? Don’t kidding me, Man!” teriak Aldrich heboh. (APA? Jangan bercanda, Bro!) “Kamu serius?” Aldrich memutar kursi kebesaran Reagan sehingga pria itu duduk berhadapan dengannya. Ia memandangi Reagan dengan tatapan penuh selidik. Mencari kebohongan di kedua bola mata kuning keemasan yang membalas tatapannya dengan tajam. “Kamu menikah beneran?” tanyanya masih tak percaya. Reagan mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD