Reagan beranjak dari ranjang milik Aldrich. Semalam ia terlalu mabuk sampai ia tidak tahu bagaimana ia bisa berada di dalam kamar itu. Langkahnya membawanya menuju ke kamar mandi. Membasuh mukanya dengan air dingin dari keran wastafel, lalu keluar dari kamar tersebut. Ia berjalan menuju dapur. Mengambil sebotol air mineral di dalam lemari pendingin milik Aldrich. Meneguknya hingga habis. Tenggorokannya yang panas dan kering terasa sedikit lebih lega. Kakinya melangkah menuju ke ruang tamu dan mendapati kedua sahabatnya yang masih terlelap di sana. Aldrich tengah terbaring di atas karpet bulu dengan bertelanjang dáda, sedangkan Steven terlelap di atas sofa panjang dengan tangan memeluk bantal sofa. Senyuman tipis terbit di wajah Reagan melihat kedua sahabatnya itu. Ia merasakan kehangat

