Bab 26 - Tak Berdaya

1389 Words

Warning 21+ Adegan kekerasan tidak untuk ditiru yaaa Bijaklah dalam membaca ❤❤❤ Saat matahari telah sampai sepenggalah, Selina baru membuka matanya. Ia bangun sedikit kesiangan hari ini. Tubuhnya terasa remuk redam karena aktivitas malam yang penuh gairah dan penuh kebencian. Kebencian terhadap suaminya dan juga terhadap dirinya sendiri yang tidak mampu menolak sentuhannya. Selina meraba tempat tidur di sampingnya yang ternyata telah kosong. Ia bangkit, tetapi masih belum mau beranjak dari atas ranjang. Ia duduk di sana dan membenamkan wajahnya di antara kedua lututnya. Bibirnya terlihat bergetar. Sepasang netranya yang terlihat sembap kembali menganak sungai dan cairan kristal yang sejak semalam setia menemaninya kembali mengalir deras dari kedua bola mata hazel tersebut. “Daddy .

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD