Chapter 26

1155 Words

Yolanda menatap suaminya dengan wajah berlinang air mata dan penuh penyesalan. “Maaf, Sayang.” Yolanda meraih tangan suaminya dan menggenggamnya kencang. Raut wajahnya menunjukkan penyesalan. Dirandra melepas genggaman tangan Yolanda dan menyugar rambutnya seraya menghembuskan nafas beratnya. Dirandra tidak menjawab pernyataan Yolanda ia memalingkan wajah menatap Yessy yang memperhatikan Yolanda prihatin. “Lalu apa yang harus kami lakukan Dokter?” “Sementara ini sampai Si Dedek lahir hanya bisa menjaga kandungannya untuk tetap sehat. Nanti saya akan resepkan untuk penambahan asam folat ya. Kami tidak bisa melakukan tindakan apa pun sebelum bayi Anda lahir.” “Baik Dokter terima kasih banyak.” Dirandra bangkit bersamaan dengan Yolanda. “Ibu Yolanda, jaga emosi ya jangan sampai stres.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD