Faishal memarkirkan mobilnya di depan sebuah toko perhiasan besar di Jakarta. Berbekal restu ibunya dari pembicaraan terakhir kali tentang kondisi Ay, sang ibu akhirnya menyerahkan urusan pendamping ke Faishal sendiri. Bagaimanapun, seorang ibu tidak akan bisa menghalangi keinginan anaknya untuk menikahi wanita yang dia cintai, meski sangat berat. Setidaknya, Ay wanita shalihah yang taat agama, berakhlak baik, dan cantik, pertimbangan lain biarlah dikesampingkan dulu, yang penting Faishal mau menikah dan tidak membujang selamanya. Faishal masuk ke dalam toko, disambut oleh seorang wanita dengan senyum ramah. "Halo, Pak. Saya Evelyn, butuh perhiasan seperti apa?" "Saya mau liat cincin, Mbak," jawab Faishal. "Baik, untuk tunangan, Pak?" tanya Evelyn memperjelas. Faishal menggaruk kepa

