Marcell dan Ay cepat-cepat saling melepaskan pelukan. Marcell segera menyusul Agnez agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sementara Ay merasa bersalah dan merasa buruk karena telah membiarkan Marcell memeluknya, sementara ada istrinya yang menunggunya di tempat lain. Ia sangat marah pada dirinya sendiri, berjanji untuk tidak akan berduaan dengan Marcell lagi. Ay memilih untuk segera pergi meninggalkan Marcell dan Agnez yang sedang berbincang-bincang agak jauh dari tempatnya berdiri. Daripada terjadi perang dunia ketiga, lebih baik menyelamatkan diri saja. Marcell melirik sekilas ke arah Ay yang sudah tidak ada di tempatnya tadi. "Kamu ngapain di sana, Marcell, sama siapa?" tanya Agnez sambil mengarahkan pandangan ke tempat Marcell berada tadi. Ia mengerjap beberapa kali, jelas-jelas tad

