55

1116 Words

"Ada apa Nyonya?" "Bi, suami saya ... dia terbunuh di sana," jeritku meraung syok dan tidak menerima kenyataan. "Apa? Nyonya yakin?" "I-iya, tadi dia bertengkar dengan penjahat, mereka bertarung lalu hilang di dasar danau ..." Aku terisak-isak panik, tiba tiba tatapanku buram dan kepalaku mulai berdenyut-denyut sakit luar biasa. "Itu Tuan, itu dia ...." teriak si Bibi sambil menunjuk ke pinggir danau, terlihat seorang pria menarik sesosok tubuh yang nampak tidak sadar dari dalam air. Aku yang tadinya sudah nyaris pingsan langsung tersentak seakan disengat aliran listrik, tanpa berpikir panjang kukumpulkan segenap kekuatan dan memaksa otot dan syaraf agar bisa berdiri dan berlari melihat keadaan Mas Roni. Terseok-seok diri ini hingga tiba di tepi danau, aku menghambur pada suami

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD