53

1910 Words

"Dami? Apakah kau di rumah?" Dami terdiam memandang Victor di layar kamera bel pintu. Sebenarnya ia tidak yakin akan membukakan pintu untuk Victor setelah yang terjadi di hutan kemarin. "Dami. Aku ingin minta maaf. Saat itu... Saat itu aku sedang tidak terkendali..." Ucap Victor di depan kamera. Dami menarik napas. Meski sulit, ia mencoba memahami kondisi Victor. Tentu akan sulit bagi Victor mengendalikan wujud keduanya sebagai werewolf, sebab Victor dilahirkan sebagai eksistensi manusia. "Apakah sekarang kau baik-baik saja?" Dami segera membalas melalui bel pintu. "Ya. Aku baik-baik saja. Kau?" "Ya. Aku juga. Apakah kau sudah menjawab panggilan Dael?" "Yeah. Sudah. Dia menyuruhku untuk datang ke sini dan meminta maaf kepadamu. Dia masih di bawah, sedang memarkir mobil." "Oh, begit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD