Dami mendengar suara lenguhan dari ruang tengah ketika ia berada di dapur untuk mengambil minum. Ia pun segera beranjak menuju ke ruang tengah. Victor sudah terbangun setelah semalaman tidak sadarkan diri. Dami menelan ludah. Ia menoleh ke sekitarnya. Tak terlihat tanda-tanda keberadaan Jadrian atau Topaz di apartemen. Bukankah seharusnya mereka berdua berada di sini untuk mengawasi Victor? "Dami...?" Victor memanggilnya dengan suara lemah. "Kau kah itu?" Victor menggerakkan diri, kemudian menyadari jika seluruh tubuhnya terikat. "Apa ini? Kenapa aku terikat? Ini di mana?" "Kau berada di apartemenku." Jawab Dami waspada. Ia sama sekali tidak beranjak maju dari depan pintu dapur. "Oh ya? Kenapa aku bisa berada di sini?" "Kau tidak ingat?" "Tidak... Tidak... Aku seharusnya berada di

