Tidak Pantas

1119 Words

Gio berdiri menyaksikan mamanya yang sedang memeluk seorang anak perempuan, ada kecemburuan muncul di hati Gio. Ia berjalan mendekat, "Ma siapa dia?" tanya Gio ketus sembari menunjuk anak perempuan kuncir dua itu. "Sayang ini kenalin namanya Ayana," Gio tampak mengerutkan kening merasa tidak asing. Oh dia ingat, dia adalah anak yang sering ia temui bersama papanya. Papa? Bahkan pria itu tak pernah mau Gio sebut papa. Dia anak yang jatuh di depannya saat di toko beberapa waktu yang lalu, dia anak yang menangis saat Gio memenangkan lomba di acara hari ayah kemarin, Gio ingat semua. "Gio, kenalan dulu sini sama Ayana," Alih-alih mendekat, Gio malah menggeleng. Responnya membuat Mentari kaget, tidak biasanya Gio seperti ini, "Eh kenapa gitu? Ayana juga satu sekolah denganmu sayang. Kal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD