38. Surat Ancaman

1278 Words

Dengan langkah pasti Damian berjalan menyusuri anak tangga, berjalan menuju salah satu kamar yang berada di lantai atas. Lalu, tanpa sungkan pria itu langsung membukanya dan melenggang masuk begitu saja. Membuat sosok yang sedang duduk di atas kasur terkejut dan bangkit dari tidurnya. "T-tuan, kenapa?" tanyanya kaget. Sebelumnya Alice sudah hampir tertidur, tapi begitu mendengar pintu yang tiba-tiba saja terbuka, seketika dia terbangun dan memandang tak percaya. Dia terkejut dengan kedatangan Damian yang mendadak itu. Tidak membalas, Damian justru berjalan mendekat. Menyingkap selimut yang menutupi kaki mulus Alice. "T-tuan, aku ..." Gerakan tangan Damian dicegah olehnya, membuat pria itu mengangkat sebelah alis. "Aku hanya ingin mengobati lukamu. Ini tidak akan sembuh jika dibiark

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD