Handuk putih yang dipakai untuk mengeringkan rambut sengaja diletakkan ke atas ranjang. Alex—si pelakunya itu memposisikan duduk di tepian ranjang ketika tangan kanannya meraih handphone di meja nakas. Di layar handphone-nya waktu telah menunjukkan hampir tengah malam. Alex menghela napas mengeluh yang panjang. Dia menyadari perputaran waktu yang monoton dan selalu berlalu dengan cara yang sama. Tidak ada perubahan yang menghiasi kehidupan Alex sejak menjadi sekretaris pribadi Elvis. Alex selalu terbangun pagi dan bersiap-siap untuk pergi bekerja. Sejak pagi bahkan hingga larut malam, kegiatannya terisi oleh pekerjaan yang menguras pikiran dan emosional. Setelahnya, Alex pulang ke apartemen untuk beristirahat. Tak jarang juga dia membawa pekerjaan untuk bisa diselesaikan. Hal itu terus

