Elvis terbangun seperti biasa, seolah tidak perlu sebuah alarm memanggil jiwanya dari dunia mimpi. Pria tampan itu bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan sekujur tubuh, lalu membalut tubuh gagahnya dengan celana kain beserta kemeja biru langit yang telah disiapkan oleh Alex kemarin malam. Elvis sudah terlihat rapi dan tampan. Handphone yang kemarin diletakkan di meja nakas telah diraih, sementara kaki sudah kembali berjalan menuju pintu. Langkah Elvis terhenti mendadak. Dia teringat pada Edeline yang kemarin malam dihukum. Gadis itu pasti belum menyelesaikan tugasnya! Elvis sangat menyakini pemikiran itu sehingga dengan percaya diri beranjak keluar dari kamar itu. Namun, pemikirannya itu salah. Edeline tidak ada di setiap sudut president suite room itu. Bathrobe yang Edeline g

