"Kita harus segera pergi dari sini. Aku akan pergi menemui pendeta." Fania yang baru saja memasuki kamar dengan sebuah nampan di tangan nya langsung mendengar penuturan dari Breanch yang tepat berdiri di depan nya. Mendengar hal tersebut membuat Fania mengerutkan kening nya sambil menaruh nampan makanan yang di bawah nya ke atas meja. "Bagaimana cara nya ? Apa kau dapat menghubungi seseorang ? Bukan nya di sini tidak ada jaringan." "Kita harus tetap bergerak, Bagaimanapun cara nya. Di sini tidak menjamin kita akan aman, tinggal menunggu waktu dan jejak kita akan terbaca." Fania menghela nafas nya mendengar penjelasan yang di berikan oleh Breanch yang kini duduk di depan nya. "Kapan tepat nya kita akan pergi ?" tanya kembali Fania sambil memberikan piring berisi makanan yang di bawah nya

