Attar berjalan keluar mengejar langkah Dea. Melihat Dea yang duduk di salah satu kursi, dia ikut duduk disamping Dea. "Dea, kamu pulang aja ya. Biar Bang Attar sama bang Yogi yang nemenin kak Maura sama ayah, bunda juga. Nanti kalo kamu bermalam di sini, kamu ikutan sakit. Terus kalo sakit, yang jagain kakak, bunda sama ayah siapa nanti?" Dea diam saja, memikirkan apa yang Attar katakan. "Yaudah, bang Dion ke mana Bang?" "Tadi mau keluar bentar katanya," sahut Attar. Dea bangun dari duduknya dan kembali masuk ke dalam kamar. Tapi ketika mau masuk, dia berpapasan dengan Kiara. Dea mengatakan mau berpamitan dengan Maura lebih dulu. Kakinya melangkah masuk mendekati brankar Maura. "Pulang ya Dek?" Dea menganggukan kepalanya pelan seraya membuka mulutnya dan menerima suapan dari Maura.

