♡Bagian 30♡

1090 Words

Untungnya Maura bisa menyeimbangi dirinya ketika budenya itu langsung menerjang tubuhnya dengan sebuah pelukan. Jika tidak, dapat dipastikan dirinya akan terjengkang ke belakang. "Ya Allah Ndok, Bude khawatir banget waktu Dion ngabarin kalo kamu langsung drop. Sore tadi Bude langsung pesen tiket sekeluarga. Untungnya mas sama mbakmu lagi libur jadi mereka juga pada ikut." Sontak Maura mengedarkan pandangannya, "Mana Bude? Kok ngga ada?" tanya Maura yang tidak melihat sama sekali batang hidung sepupu-sepupunya. "Mereka lagi dibawah Ndok, nemenin Dion," sahut pria yang dari tadi hanya memperhatikan dari jauh. Bahkan Maura tidak menyadari jika pakdenya ada di sana juga, "Eh, Pakde," Maura langsung menyalimi punggung tangan Yoni. "Gimana Ra keadaanmu?" tanya Yoni yang sudah berdiri tepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD