Part 16

1456 Words

Alvito mengecup bibir Mischa cepat sebelum berangkat ke kantor. Mischa baru saja selesai mandi. "Vitamin abang," bisiknya. Mischa kuliah jam 10 jadi Alvito tidak bisa mengantar. Alvito dan Mischa berjalan ke meja makan. Mama dan papa mereka telah duduk di sana. Satu bulan berlalu sejak kepulangan mereka dari Banjarmasin, Alvito dan Mischa semakin dekat dan intim. "Alvito duluan, ma." Alvito berpamitan. "Nggak sarapan dulu?" tanya Arisa. "Nanti saja di kantor," sahutnya. Mischa mengolesi roti tawar dengan selai dan memberikan pada Bastian, papanya yang sedang membaca berita melalui smartphone. Mischa mengolesi selai lagi untuk dirinya. "Bi Teti," panggil Arisa."Besok malam ada tamu yang mau datang, jadi paginya belanja di daftar ini ya." "Baik, Bu," sahut Bibi Teti. "Siapa, Ma?" t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD