Ini murni karya sendiri, jadi jika suka dengan karya saya silahkan vote love ya, terima kasih atas dukungannya. . .. Malam semakin larut, perjalanan yang mereka tempuh kali ini cukup gelap karena langit diluar sana tidak ada bintang, dengan kondisi cuaca dingin dan gerimis melengkapi perjalanan mereka, angin juga terlihat berhembus kencang, mobil melaju memecahkan keheningan malam. Didalam mobil juga tidak ada suara, hening, Rangki juga terlihat lelah, tatapannya mengarah ke luar jendela mobil. “ Permata Nata ku apa kabar di luar sana? Suara sendu dan lesu terdengar memecahkan keheningan didalam mobil. “Permata Nata pasti melupakan aku kan Ray, atau pasti dia benci dan marah padakukan Ray?, kalau tidak kenapa dia mempermainkan aku begini? Pertanyaan terus diajukan Rangki. Ray tidak d

