Adinda tidak pernah menjadi dirinya sendiri saat di rumah. Adinda tidak pernah bisa seperti dirinya di sekolah. Tertawa terbahak dan tentu saja dengan bebas memakan apa saja yang ingin dimakannya. Rasanya, Adinda benar – benar seperti robot yang sudah menjalankan aktifitas yang sama. Di hari libur seperti ini juga Adinda terbiasa untuk memmbuka buku latihannya setelah mandi dan sarapan pagi. Sudah seperti scenario yang di tulis oleh sutradara, dimana sutradaranya sendiri adalah ibunya. Adinda sedang mengerjakan soal – soal latihan ketika ibunya memanggil Adinda. “Ameera.” Adinda baru saja keluar dari kamarnya ketika ibunya sedang memegang ponsel milik Adinda. Dengan panik, Adinda lalu merebut ponsel miliknya dari ibunya. Entah darimana ibunya tahu pola yang Adinda gunakan untuk men

