BAB 46 HUJAN

1757 Words

Hari sudah mulai petang dengan hujan deras yang berangin. Mateo berlari dari istal menyeberangi halaman rumah utama. "Kenapa kau sampai basah kuyup seperti itu?" tegur Carolina begitu melihat pria tua itu berdiri di teras samping. "Mato," gugup Mateo dengan menggigil karena suhu udara yang nyaris membeku. "Mato menggali kuburan para kuda!" "Apa dia gila!" Carolina langsung melebarkan matanya sambil berkacak pinggang. "Dia menggali di tengah hujan." "Apa yang terjadi?" tanya Mara yang baru ikut keluar karena mendengar keributan di teras rumahnya. Begitu Mateo menjelaskan apa yang baru dia lihat Mara langsung mengambil payung dan memakai jas hujan untuk memastikan sendiri. Mara berjalan cepat menyebrangi hujan dengan sepatu boat karena air di halaman juga sudah mulai menggenang. Terden

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD