Walaupun sudah sering mendengar tentang nama seorang Tobias Harlot sebagai CEO dari Group Loghan, tapi baik Lucas atau pun Markus memang baru kali ini bertemu langsung dengan pemuda itu. Tobias Harlot ternyata masih sangat muda, tapi tetap terlihat sangat berwibawa dan membuat gugup ketika dia sedang menatap lawan bicaranya. Netra cekungnya yang berwarna hijau tua selalu nampak tajam dan penuh intuisi. Gambaran seorang pemuda yang cerdas dan sangat percaya diri, karena memang hanya seorang Jenius yang bisa memegang perusahaan sebesar Group Loghan di usian yang masih sangat muda. "Aku sudah memberikan penawaran terbaik untuk kalian karena aku yakin tidak akan ada yang seberani perusahaan Loghan untuk membeli perusahan yang sudah nyaris bangkrut dengan tunggakan hutang besar." Tobias Harlo

