"Ayo!" ajak Jared setelah cuma menutup pintu pondoknya tanpa di kunci. "Kau tidak mengunci pintu pondokmu?" tanya Mara sekaligus mengingatkan. "Tidak ada yang berharga di dalam pondok pria miskin sepertiku," sarkas Jared utuk kembali mengingatkan Mara pada kata-katanya sendiri jika dia hanya pengurus istal miskin tanpa masa depan untuk dipertimbangkan Jared sudah berjalan lebih dulu dua langkah di depan Mara. Diam-diam Mara jadi memerhatikan punggung pemuda itu ketika ia berjalan mengekor di belakang. Mara cuma tidak menyangka jika setelah itu Jared menangkap tangannya untuk ia gandeng. Anehnya Jared dapat menangkap tangan Mara dengan tepat meski tanpa menoleh. "Lepaskan!" Mara menyentak pergelangan tangannya. Baru kemudian Jared menoleh, mengerutkan dahi dan Alisnya menatap Mara seol

