BAB 32

1183 Words

Estefanía mengernyitkan kening saat menoleh ke arah pria asing tersebut. Tampaknya pria itu tidak ingin memberitahu namanya. Perlahan Estefanía menjauhkan gelato dari mulutnya sedang tangan kirinya mengusap bibir untuk menghapus sisa-sisa krim gelato yang mungkin masih menempel. "Kau tidak ingin memberitahu namamu?" tanya Estefanía. Tidak ada jawaban. Pria itu masih asyik menatap ke depan seolah ada sesuatu yang lebih menarik di hadapannya dibanding dengan pertanyaan Estefanía. "Baiklah. Tidak masalah jika kau tidak mau memberitahu namamu padaku. Aku akan memanggilmu Señor barba gruesa karena jenggotmu sangat tebal," ucap Estefanía. Sepertinya pria itu tidak keberatan jika dirinya memanggil dengan sebutan barba gruesa karena tidak ada respon apapun. Sedangkan Estefanía kembali mema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD