(adj.) rasa yang kurang menyenangkan di lidah beberapa orang, tapi akhir-akhir ini dirasakan oleh hati juga. Contoh: kopi, pengalaman, atau kenyataan. -(at)commaditya *** "Dam, aku mau ngomong," Tidak ada sahutan dari Damar, tapi tetap usapan pada rambut dirasakan oleh Melody. "Aku pikir kita perlu waktu sendiri dulu," Sontak saja gerakan usapan di rambut Melody terhenti. Membuat Melody yang tengah bersandar di d**a bidang milik Damar mengangkat wajahnya. Mensejajarkan wajahnya dengan sang kekasih. "Kita perlu introspeksi," Melody melanjutkan maksud dari ucapannya. Sedangkan Damar mendengarkan Melody dengan seksama. "Kasih aku satu alasan," Damar seolah protes dengan permintaan Melody. "Nggak ada alasan khusus. Karena aku rasa, kita memang perlu waktu sendiri dulu. Mengingat kita

