Pria berambut klimis itu menyodorkan kartu namanya pada Ben. Namanya, Pak Agung CEO dari Andromeda Agency. Manajemen artis yang menaungi Lucky, si artis penuh kontroversi yang sedang naik daun itu. Ben hampir gemetaran menerimanya, tak pernah menyangka dia bahwa tawaran debut akan datang juga padanya. Padahal umurnya sudah kepala tiga. Ben bahkan sudah kehilangan harapan sejak lama. "Saya suka sekali dengan warna musik kalian," ucap Pak Agung penuh wibawa. "Makanya saya sengaja datang ke sini untuk menemui kalian langsung. Apakah kalian tertarik untuk debut bersama kami?" Ben tersenyum getir. Dia melirik kedua adiknya. Joan tampak antusias. Aldo sih nyantai aja. Kayaknya dia bakal ikut aja ke mana pun Ben melangkah. "Kami sangat senang sekali dengan tawaran Bapak," ucap Ben. "Tapi mungk

