Pheromones

1809 Words

Nadia memaksa Lala ikut ke Kafe X tempat Pheromones akan manggung malam itu. Entah bagaimana sahabatnya itu sudah menjadi Butterfly garis keras dan menganggu pengabdian Lala sebagai seorang Army sejati yang mau menonton ulang Run BTS. "Udah! Itu bisa ditonton besok atau kapan!" ucap Nadia sambil melotot. Cewek itu bahkan mengancam menolak membayar urunan WiFi bulan ini kalau Lala nggak mau ikut. Lala ketar-ketir mengingat memang dirinya yang paling banyak menghabiskan quota WiFi kamar mereka. Nadia ngotot mengajak Lala hanya demi menjadi tamengnya apabila Dito hadir lagi di Kafe itu. Ya, Dito tak berani macam-macam jika ada Lala, karena gadis itu pernah menendang bokongnya saat membuat Nadia menangis. Padahal peristiwa itu terjadi sangat lama sekali, kala Lala masih cewek ababil umur dua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD