"Mama ...." Terasa sudah lama sekali suara itu tidak menggema di rumah Banyu. Miranda menyambut dengan bahagia sang menantu yang baru saja kembali dari bulan madu keduanya yang penuh cerita. "Sayang, Mama kangen banget," ujar Miranda sambil memeluk dan mencium kedua pipi Laura. "Aku juga kangen sama Mama," jawab Laura, Banyu tersenyum sempringah di belakang mereka. "Mbak Tuti ... aku juga kangen sama Mbak." Laura beralih memeluk Mbak Tuti yang berdiri sambil tersenyum tidak jauh dari mereka, ia lalu beralih pada suster Wati yang berada di samping Mbak Tuti. "Non Laura sehat?" tanya Suster Wati. "Sehat dong, 'kan, aku punya dokter pribadi yang siap siaga dua puluh empat jam," jawab Laura sambil melirik Banyu yang tersenyum lebar melihat mereka. "Non Laura mau makan? Nyonya uda

