38

2113 Words

Si mbak duduk di sebelah supir dan Aurora duduk di belakang bersama Nyonya Eisen. Supir bertanya, ke mana mereka akan pergi. Nyonya Eisen berkata mereka akan membeli barang-barang di mall dan menemani Nyonya Eisen makan siang. Aurora memang telah merasa heran, kenapa Nyonya Eisen harus mengajak dia dan si mbak. Padahal tidak terhitung jumlah pelayan di rumahnya Nyonya Eisen yang bisa diajak bepergian. Belum lagi, pastilah dia memiliki teman perempuan dari kalangan atas untuk pergi hangout. Aurora malah mencurigai kalau dia memiliki niat yang tidak baik, semoga saja dia terhindar dari masalah. Sepanjang perjalanan Aurora menahan nafasnya, tenggorokannya terasa kering karena dia tidak bisa berbicara apapun. Nyonya Eisen membawa mereka ke mall, dia mengambil begitu saja gaun-gaun dan pak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD