Setelah sempat berkali-kali mengamati arloji ketika terjebak di kemacetan, saat Ilham tiba di kediamannya lantas meraih semua barang bawaan, kemudian ke luar mobil begitu terburu. Ia tidak ingin mengecewakan Natya karena telah berjanji untuk sampai di rumah tepat waktu. Meski tidak ada perayaan khusus tepat di hari ketiga tahun pernikahan Ilham dan Natya, setidaknya momen ini harus tetap mereka lewati bersama seperti biasa. "Yang! Nat!" panggilnya berseru kala Ilham sudah berada di ruang tengah, namun tak menemukan keberadaan Natya setelah memandang sekeliling. "Ruang makan, sayang!" Ternyata langsung mendapat balasan, suara Natya terdengar samar tetapi masih jelas. Ilham segera meletakkan seluruh barang miliknya, kecuali paper bag sedang yang tetap ia bawa. Lalu bergegas melangkah

