CSLY 35

2064 Words

Natya yang baru saja dipanggil oleh Sarah langsung mengalihkan pandangan dari PC-nya dengan mengernyit penasaran. "Pak Ilham udah masuk kantor!" kata Sarah heboh padahal belum lama tiba di kursinya. "ROM kamu yang bilang?" tanya Natya memastikan. Sarah mengangguk cepat. "Ada kabar lagi, tapi kayaknya Pak Ilham yang nanti bakalan jelasin ke Mbak langsung." "Penting nggak kira-kira?" Natya tidak yakin lalu mencebikkan bibir samar. Jika membahas kehadiran Ilham hari ini memang terasa aneh. Semenjak tersiram soto panas waktu lalu, keesokan harinya Ilham tiba-tiba menghilang dari peredaran. Walaupun report outlet yang Natya buat tiap hari tetap dipantau sebagaimana mestinya. Jika dipikir dengan logis lalu dirinya memutuskan untuk menyimpulkan, memang seakan ada kejanggalan dalam Ilham

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD