Bim." Punggung Bimo ditepuk seseorang. "Kamu sedang apa di sini?" tanya lelaki itu. Bimo menengok lalu mendongak mencari tahu siapa yang menepuk punggungnya. Bimo terkejut dengan kedatangan laki-laki itu. Laki-laki yang tak pernah dia duga akan datang secepat itu, sedangkan Aleyra, dia pun tidak mengenal laki-laki yang ada di hadapan dia dan Bimo saat ini. Bimo berdiri, dia memeluk laki-laki yang berdiri di belakangnya. "Kamu sama siapa, Bim?" "Papa kapan datang? Kenapa ga kabari aku?" Bukannya menjawab, Bimo malah menanyai papanya balik. "Jawab dulu pertanyaan papa!" Hengky menaikkan nada bicaranya. "Ah iya, kenalin. Ini Aleyra, Pah. Aleyra, ini papaku." Bimo memandang bergantian pada papa dan Aleyra dengan senyuman terukir di bibir. "Aleyra, Om." Aleyra meraih tangan papa Bimo

