“Gue baru sadar belinya banyak banget.” Ian meletakkan piring terakhir yang penuh dengan sosis. “Ini banyak?” Melodi memperhatikan meja yang penuh dengan bahan-bahan barbequean mereka. Ian mengangguk mengiyakan yang sukses membuat Melodi mendengus geli. “Untuk orang yang punya dua lambung kek kamu mana cukup,” ejeknya. “Enak ajak, emangnya aku sapi?” “Emang kamu sapi,” timpal Salsa. “Mending kamu nyalain panggangannya,” perintah Salsa. “Sausnya udah pedeskan?” tanya Salsa. “Seperti pesanan.” Tidak lengkap bagi Melodi dan Salsa jika melakukan barbequean tanpa saus yang pedas. Sesuatu yang ingin keluar membuat Melodi menghentikan kegiatannya menusuk sate sayuran. “Aku ke toilet sebentar ya.” Dengan buru-buru Melodi berlari menuju toilet yang ada di lantai sat

