Bab 62

1869 Words

Melodi berguling-guling di atas tempat tidurnya. Dia ingin makan dan juga ingin minum-minuman yang hangat, tapi Melodi terlalu takut untuk turun ke bawah. Bagaimana jika ada Arwin di sana? Bagaimana dia harus bersikap ke Arwin?    “Kenapa aku harus takut bertemu Arwin?” pertanyaan itu akhirnya terlontar dari mulut Melodi. Kenapa dia sampai seperti ini? Jika bertemu ya, ya sudah. Tidak ada hal yang akan terjadi juga.   Dengan perasaan penuh percaya diri Melodi keluar dari kamarnya. Sebelum menuruni anak tangga, sejenak Melodi menoleh menatap pintu kamar Arwin. Pintu itu selalu tertutup, sama halnya dengan ruang kerja milik Arwin.   Tiba di dapur, Melodi bersyukur karena hanya dia sendiri di sana. Arwin pasti berada di dalam kamarnya atau di ruang kerjanya saat ini dan Melodi harap Ar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD