"Kau ini bodoh atau apa? Aku membayarmu di muka dengan sangat mahal...catat itu. Sangat mahal! Dan kau melakukan kebodohan paling menjijikkan di dunia?" Suara itu keluar dari mulut seorang wanita di sebuah telpon umum yang minim penerangan dengan suara geram yang tertahan. Suara seseorang di seberang sana membela diri. Wanita itu, Helenina Harper. Memakai celana panjang dengan jaket tebal dan sebuah tas ransel. Perawakannya yang tinggi besar membuatnya terlihat seperti pria. Lengkap dengan jaket yang di tudungkan di kepala dengan kacamata bertengger di hidungnya. Nyaris sempurna untuk sebuah penyamaran dalam sebuah pelarian. Nina meletakkan gagang telpon pelan. Tangannya gemetar karena amarah. Bagaimana bisa penjahat profesional yang disewanya dengan bayaran mahal bisa salah sasaran?

