KEPERGIAN LOYALITAS

1483 Words

Astra City tidak pernah tidur, namun bagi Daren Galdur, kota itu mulai terasa seperti pemakaman raksasa yang bercahaya neon. Di lantai tiga puluh dua Menara G&J, aroma kopi mahal yang biasanya menenangkan kini terasa sepah di lidahnya. Daren menatap pantulan dirinya di dinding kaca kantornya yang luas. Jas rancangan penjahit Italia yang ia kenakan biasanya memberikan rasa percaya diri yang tak tergoyahkan, namun pagi ini, bahunya terasa berat seolah-olah seluruh beton gedung itu menekan tulang belikatnya. Di bawah, di jalanan yang sibuk, ia bisa melihat Rolls-Royce miliknya terparkir dengan rapi. BeJo—sopir setianya yang pendiam—berdiri di samping kendaraan itu, wajahnya datar tak terbaca, sesekali menyeka butiran embun yang tersisa di kap mobil. Daren merasa sedikit tenang melihat sosok

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD