Hujan badai yang mengguyur Astra City sore itu seolah-olah menjadi musik latar yang sempurna bagi kejatuhan keluarga Galdur. Daren dan Jennifer baru saja kembali dari pertemuan yang memalukan dengan kurator kepailitan—sebuah proses formal yang menandai akhir dari kejayaan Menara G&J. Mereka pulang dengan bahu yang merosot, di dalam sedan tua yang kini terasa seperti peti mati besi yang berjalan. Sepanjang perjalanan, kesunyian di dalam mobil hanya dipecah oleh isakan kecil Jennifer yang sesekali membelah udara. Daren hanya menatap lurus ke depan, matanya kosong, tangannya mencengkeram lututnya sendiri dengan kaku. Mereka tidak bicara. Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan ketika semua kebohongan telah terungkap dan semua aset telah terdata untuk disita. Namun, saat mobil memasuki halaman

