“Byron, kau tidak mungkin serius ‘kan?” Sudah berulang kali Aaron menanyakan itu dalam satu jam terakhir seolah hanya itu pertanyaan yang bisa dikeluarkan oleh Aaron. “Maaf mengecewakanmu, tetapi aku sangat serius, Aaron. Aku akan pensiun.” Dan itu adalah yang sama yang Byron katakan setiap pertanyaan itu terucap. Aaron menatapnya dengan pandangan penuh kesakitan seolah Byron telah mengkhianatinya. Byron tahu mungkin ia memang sedikit egois dengan keputusan ini, tetapi tidak ada lagi yang bisa ia pilih selain pilihan ini. ia harus mengakhiri karirnya demi orang-orang yang dicintainya. Byron bangkit dari duduknya dan menghampiri Aaron yang duduk di belakang meja lalu memeluk pria itu. Oke, ia hanya menepuk bahu pria itu pelan dan bukannya memeluk seperti ya

