Si Beruk Berulah

1139 Words

Area taman pagi ini terlihat sangat ramai dengan banyaknya orang yang tengah berolah-raga. Akhir pekan memang waktu yang tepat untuk melepas penat, menyegarkan pikiran, atau sekedar menghabiskan waktu dengan orang terkasih. Sayangnya kali ini Cia menghabiskan waktunya bersama Febi. Seharusnya itu menyenangkan karena bisa bersama dengan sahabat. Namun sayangnya kali ini Febi bertingkah menyebalkan. Sejak Cia bercerita mengenai kesepakatannya bersama Agam, Febi tidak berhenti untuk mengingatkannya. Mengingatkannya untuk tidak kembali jatuh pada pesona Agam. "Inget, kalau bukan urusan kantor, lo harus tolak," tegas Febi. "Hm." Cia hanya bisa pasrah. Dia lelah menjawab peringatan Febi yang terus berulang. "Gue serius, Cia. Sampe lo teledor lagi dan kabur, gue nggak bakal anggep lo sahabat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD