Undangan Makan Malam

1526 Words

Cia menatap rumah besar di hadapannya dengan perasaan campur aduk, antara senang dan sedih. Entah sudah berapa tahun dia tidak mengunjungi rumah itu. Meskipun begitu, Cia tidak merasa asing. Di tempat ini lah terdapat kenangan masa lalu yang membuatnya teringat kembali. Ingatan akan kebahagiaan dan juga rasa trauma. "Ayo, masuk." Cia tersadar dan menarik napas dalam. Kakinya terasa berat untuk melangkah. Cia tahu tidak seharusnya dia terus teringat dengan masa lalu. Toh hidupnya sudah bahagia sekarang. Namun kenangan pahit itu seolah tidak bisa hilang. Cia takut jika kesenangan yang ia rasakan ini hanyalah mimpi dan dia kembali terbangun di mimpi buruknya. "Duh, lama!" Febi menarik Cia cepat untuk masuk ke dalam rumahnya. Malam ini, secara mendadak Tante Nana mengundang Cia untuk makan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD