Siang itu Ananta mendapatkan kejutan tidak terduga. Siapa sangka jika Joana datang ke rumahnya. Rasa rindu yang mendalam langsung terobati begitu melihat wajah malaikat kecilnya. Ketika memandangi Joana yang terlelap di atas pangkuannya. Ia harus mengakui jika semakin hari wajahnya semakin mirip dengan Chris. Diusapnya rambut hitam putrinya dengan lembut dan kasih sayang. "Kapan kamu akan memberitahukannya perihal ayah kandungnya?" tanya mama ketika beliau mendaratkan bokongnya di sofa single di sisi kanannya. "Aku tidak tahu..." jawab Ananta singkat. Sungguh dia memang belum tahu kapan waktu yang tepat untuk memberitahukan perihal keberadaan ayah kandungnya kepada Joana. Ananta sempat merasa takut. Akankah putrinya itu kecewa ataukah bahagia? "Dia wajib tahu keberadaan ayahnya Ananta.

