Serpihan Hati

1836 Words

Serpihan hati. Muya duduk sendiri di balkon kamarnya. Sudah sebulan lamanya dia tinggal bersama mertuanya. Akan tetapi di sana tidak ada sosok yang dia rindukan. Muya menikmati kesenduannya. Kesepianya setiap hari. Malam itu Ken bilang akan pulang larut karena ada banyak jadwal operasi. Waktu menunjukan jam 10 malam tapi Muya masih duduk di balkon kamarnya. Dari balkon terlihat sedan putih masuk ke garasi rumah besar keluarga Yaw. Itu adalah sedan milik Kai. Muya begitu senang melihat seorang pria turun dari mobilnya. Tapi seketika wajah senangnya berubah muram tatkala seorang perempuan ikut turun dari mobil itu. Kak Kai membawa seorang wanita selarut ini.” Batin Muya. Rasa kecewa berkecamuk. Di usia kehamilan 35minggu Muya memang lebih sensitif. Dia sudah sangat susah untuk bergerak.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD