Merindu. Ken sudah tidak sabar menunggu kedatangan Muya. Tetapi tiba-tiba saja ada SMS masuk dari Kai. “Ken, kita tidak jadi pulang siang ini, maaf, Muya mendadak ingin pulang Lusa." Ken terdiam mematung ketika melihat pesan singkat dari saudara kembarnya. Rasanya amat sangat sesak. Dia merasa benar-benar tersiksa karena merindukan Muya dengan sangat. Napasnya berburu dan sangat cepat. Apa arti semua yang dia rasakan. Apakah itu sebuah kecemburuan. Ken terduduk tanpa tenaga. Seolah nyawanya telah lepas dan tak mau kembali. Ken menghela napas sangat berat. Air matanya terjatuh karena rindu yang sangat menyiksanya. Dia sangat merindukan sang istri tercinta. Dan dia juga merasa cemburu karena Muya mendadak tidak pulang sesuai jadwal. “Apa Muya sakit Kai.” Ken membalas pesan dari

