Tengah malam. Setelah bercinta putaran kedua, keduanya sudah merasa sangat kelelahan, Daffin turun dari atas tubuh Sinta dan menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya. saat Daffin hendak menutup matanya, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Sinta yang sudah lelah, dia menutup matanya dalam pelukan Daffin. Namun, merasa dirinya sangat terganggu, Daffin pun mengumpat sendiri. "Sialan, siapa lagi yang menelepon tengah malam seperti ini!" Dengan perasaan kesal bercampur dengan rasa kantuk. Daffin pun mencoba meraih ponselnya yang berada diatas meja secara perlahan karena takut membuat Sinta bangun, karena gerakannya. Setelah mengambil ponselnya Daffin melihat ID pemanggil itu yang bertuliskan Kakek. bukan panggilan suara lagi tapi itu panggilan video call. Daffin malas menerimanya tapi

