Hanya masuk angin

1098 Words

POV Intan Ku usap mukaku. rasa mual ini sudah mulai berkurang. Aku mengatur nafasku, aku ingat kalau aku seharian ini belum makan siang dan makan malam. Banyak hal yang harus ku siapkan untuk keberangkatanku yang tidak lama lagi. Mungkin ini yang membuat tubuhku drop. " In..kamu nggak apa apa sayang " ku dengar suara suamiku di luar toilet. Aku menghela nafas. " Nggak apa apa mas, cuman masuk angin " jawabku sambil merapikan diri lagi. " Aku belum makan dari tadi " jelasku saat berhadapan dengannya. Darren mengernyitkan kening, ia memindai perutku. Enggak mungkinkan dia pikir aku hamil. Toh dia sendiri yang membawa aku ke bidan untuk suntik KB. " Kenapa belum makan ? terlalu sibuk ?" ketusnya, ia merangkul pundakku agar berjalan bersisian dengannya. Ia membukakan pintu mobil dan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD